pada kesempatan kali ini saya
akan sharing sedikit tentang arduino yang saya praktekan minggu lalu
A. Program Digital Output menggunakan Library Arduino
A. Program Digital Output menggunakan Library Arduino
Fungsi
: Program berfungsi untuk mengontrol 6 lampu LED, 3 lampu nyala dan 3
sisanya mati melalui program fungsi Arduino IDE
1. Buatlah program seperti dibawah ini:
void setup()
1. Buatlah program seperti dibawah ini:
void setup()
{
pinMode(8, OUTPUT);
pinMode(9, OUTPUT);
pinMode(10, OUTPUT);
pinMode(11, 1);
pinMode(12, 1);
pinMode(13, 1);
}
void loop() {
digitalWrite(8, HIGH);
digitalWrite(9, HIGH);
digitalWrite(10, 1);
digitalWrite(12, LOW);
digitalWrite(13, 0);
}
lalu di compile (perhatikan gambar). Tunggu hingga compiling selesai.
pinMode(8, OUTPUT);
pinMode(9, OUTPUT);
pinMode(10, OUTPUT);
pinMode(11, 1);
pinMode(12, 1);
pinMode(13, 1);
}
void loop() {
digitalWrite(8, HIGH);
digitalWrite(9, HIGH);
digitalWrite(10, 1);
digitalWrite(12, LOW);
digitalWrite(13, 0);
}
lalu di compile (perhatikan gambar). Tunggu hingga compiling selesai.
2. sekarang
kita buka ISIS dan rangkailah seperti gambar dibawah ini:
3. Copy program
pada Arduino kedalam ISIS , carannya copy file dengan format *.HEX (diblock)
kedalam program isis , paste pada kolom program files:
4.
Kemudian tekan Play pada ISIS , maka simulasi akan menunjukkan 3 led akan
menyala
B. Fungsi Register
selanjutnya kita akan mencoba sintax yg berbeda, yaitu sintax register. Masukan program dibawah ini :
void
setup() {
DDRB=0x3F;
}
void loop() {
PORTB=0x07;
}
DDRB=0x3F;
}
void loop() {
PORTB=0x07;
}
Compile,
copy *.hex, kemudian paste kan lagi.
C. Fungsi Delay
Fungsi delay bertujuan agar buzzer menyala dan mati secara bergantian sesuai dengan detik atau waktu tertentu, buzzer menghasilkan bunyi seperti bunyi sirine .
berikut langkah- langkahnya :
C. Fungsi Delay
Fungsi delay bertujuan agar buzzer menyala dan mati secara bergantian sesuai dengan detik atau waktu tertentu, buzzer menghasilkan bunyi seperti bunyi sirine .
berikut langkah- langkahnya :
- Buatlah program seperti
dibawah ini :
void
setup()
{
pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop()
pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop()
{
digitalWrite(12, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(12, LOW);
delay(1000);
}
digitalWrite(12, HIGH);
delay(1000);
digitalWrite(12, LOW);
delay(1000);
}
lalu di
compile (perhatikan gambar). Tunggu hingga compiling selesai.
- rangkailah seperti gambar
dibawah ini.
- Copy program pada Arduino
kedalam ISIS , carannya copy file dengan format *.HEX (diblock) kedalam
program isis , paste pada kolom program files:
- Play simulasinya, maka
Buzzer akan menyala dan mati dalam waktu selang 1 detik. ( sebagai
visualisasi saya ganti LED, berhubung Buzzer tidak berfungsi saat simulasi)
biar terlihat perbedaannya.
Buzzer
(LED)Mati
Buzzer
(LED) Hidup
D.
Pemograman digital INPUT menggunakan Fungsi arduino via switching.
seperti
program sebelumnya, tapi ada tambahan komponen berupa switch.
Langkah-langkahnya
:
- Masukkan sintax dibawah ini
lalu compile pada Program Arduino :
void
setup() {
pinMode(A0, INPUT);
digitalWrite(A0, HIGH);
pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop() {
if(digitalRead(A0)==LOW) {
digitalWrite(12, HIGH);
}
else{
digitalWrite(12,LOW);
}
}
pinMode(A0, INPUT);
digitalWrite(A0, HIGH);
pinMode(12, OUTPUT);
}
void loop() {
if(digitalRead(A0)==LOW) {
digitalWrite(12, HIGH);
}
else{
digitalWrite(12,LOW);
}
}
- Copy program pada Arduino kedalam ISIS , carannya copy file dengan format *.HEX (diblock) kedalam program isis , paste pada kolom program files:
- Play simulation
E.
Program Digital Input menggunakan Konfigurasi Register
Seperti sebelumnya
tapi di sini kita menggunakan konfigurasi Register.
Langkah –
langkahnya :
Buatlah sintax
seperti dibawah ini :
void
setup()
{
DDRC = 0x00;
PORTC = 0x01;
DDRB = 0x10;
}
void loop() {
if(bit_is_clear(PINC,0)) {
PORTB = 0x10;
}
else {
PORTB = 0x00;
}
}
DDRC = 0x00;
PORTC = 0x01;
DDRB = 0x10;
}
void loop() {
if(bit_is_clear(PINC,0)) {
PORTB = 0x10;
}
else {
PORTB = 0x00;
}
}
- Hasilnya :
Terima kasih.






















.jpg)




